
Peneliti mengadakan studi yang meliputi lebih dari 5.300 pasien yang merasakan sakit punggung lantaran gangguan tulang belakang serta tengah menjalani pengobatan. Sepanjang 8 bulan tahap pengobatan, peneliti masih terus melihat keadaan tiap-tiap pasien.
Sementara pasien yang masih merokok mengabarkan bahwa rasa nyeri yang dialaminya tak kunjung berkurang serta membutuhkan periode yang semakin lama buat sembuh. Hasil riset tersebut dirilis pada Journal of Bone and Joint Surgery, edisi bulan Desember.
"Rasa sakit bakal bertambah disebabkan oleh paparan nikotin, sampai seseorang mesti menghentikan kebiasaannya merokok supaya keadaan nyeri punggungnya tak bertambah buruk," ucap Dr Glenn Rechtine, penulis studi asal jurusan ortopedi pada University of Rochester di New York, sebagaimana dilansir asal ivillage, Selasa (18/12/2012).
Studi tersebut mendorong perlunya program berhenti merokok buat pasien beserta gangguan tulang belakang. Pasien nyeri punggung suka tak suka mesti menyerah serta menghindar dari kebiasaannya merokok itu.
Walaupun studi tersebut mendapati hubungan antara berhenti merokok beserta pengurangan nyeri punggung, keadaan tersebut tak mengungkapkan kalau-kalau terdapat kaitan sebab-akibat antar keduanya.
sumber : http://suaranews.com/5900/sakit-punggung-anda-perokok-maka-berhentilah-merokok
0 komentar:
Posting Komentar