Senin, 02 Juli 2012

To Work or To Fight

Kategori Organisasi Industri
Oleh : Ubaydillah, AN
Jakarta, 8/11/2009

Pentingnya Pertanyaan Diri
Semua orang sudah tahu, tujuan ke kantor adalah untuk bekerja (to work). Tapi dalam prakteknya, belum tentu tujuan itu yang benar-benar kita realisasikan secara optimal. Bisa jadi, dari 100% jam kerja kita, hanya sedikit yang kita realisasikan untuk benar-benar bekerja, dan sisanya untuk bertengkar (to fight). Memang, kita seringkali tidak bisa menghindari hal-hal yang bersifat politis di kantor yang memicu perselisihan dan pertengkaran.


Itulah kenapa sampai muncul istilah office politic. Menurut Andrew Durbin (Winning Office Politic, 1990), office politic adalah cara halus / informal untuk mencapai kekuasaan atau keuntungan (pribadi / kelompok). Melihat hasil riset Roffey Park, terhadap sejumlah manajer, yang meskipun itu diadakan di luar negeri, office politic menduduki ranking atas dari penyebab utama konflik.

Oleh karenanya, pertanyaan seputar diri (tentang diri, terhadap diri, saat sendirian), seperti apakah kita ke kantor, apakah untuk bekerja atau untuk bertengkar, menjadi penting sebagai sebuah cermin. Walau kita sudah tahu jawabannya, tetapi yang seringkali kita lupakan adalah memunculkannya. Kenapa ini menjadi penting? Kalau melihat kajian psikologi, ternyata mempertanyakan diri sendiri berfungsi menyuburkan stamina spiritual.

Yang termasuk stamina spiritual di sini adalah pencerahan dan vitalitas. Dengan menyadari bahwa tujuan kita ke kantor untuk bekerja, berkarya, berkreasi, dan berkontribusi, maka kita akan terbentengi dari keterhanyutan dalam pertengkaran. Dengan bertanya apa makna hidup kita, akan membuat kita mencari-cari makna yang lebih esensial di dalam pekerjaan, kesulitan, hambatan, atau pun tantangan yang harus atau pun sedang dihadapi. Proses tersebut akan memfasilitasi munculnya kesadaran.

Jika melihat nasehat Tao, ternyata kesadaran itulah yang menjadi sumber kekuatan jiwa. Kesadaran di sini bisa kita maknai sebagai keterhubungan (connectedness) antara kita dengan apa yang kita perjuangkan / usahakan / kerjakan. Keterhubungan ini, tidak hanya berlaku untuk pekerjaan, tapi juga dengan orang lain (pimpinan, bawahan, kolega). Sebagai ilustrasi, jika bekerja tanpa hati dan motivasi, maka hasilnya dipastikan pas-pasan bahkan buruk. Jika berelasi dan bekerja sama tanpa rasa kebersamaan baik dalam tanggung jawab dan komitmen, maka yang ada adalah kompetisi negatif dan clique / group think.


Perenggut Kesadaran
Meski pertanyaan-pertanyaan yang menggugah kesadaran itu nampak sepele, namun seperti yang kita alami, kemunculannya tidak secara otomatis membuat kita benar-benar sadar. Kenapa? Tentu banyak sebabnya. Hanya, jika melihat berbagai rujukan, rupanya ada beberapa hal yang bisa kita sebut sebagai perenggut kesadaran mental.

Sebagian dari sekian perenggut itu adalah amarah (lengkapnya nafsu amarah) yang gagal kita kendalikan. Nafsu ini adalah dorongan batin yang mendikte kita untuk melakukan sesuatu yang ditentang oleh suara hati nurani. Pemicunya adalah egoisme kepentingan / kebenaran diri yang kita pertahankan mati-matian.

Semakin sering kita menggunakan kebenaran sendiri sebagai pemandu sikap dan perilaku, mungkin akan semakin kita sering marah. Supaya nafsu ini bisa kita tundukkan, menurut pengalaman jutaan manusia, tidak ada cara lain kecuali dengan melatih diri melihat kebenaran universal yang bisa di temukan dalam hati nurani. Jika hati nurani kalah suara, cobalah untuk melihat echo nurani dari sikap lingkungan terhadap diri kita. Sebab kita suka memutlakkan kebenaran diri dan melupakan bahwa kita manusia yang punya keterbatasan.

Ada sebab lain yang diungkap Alber Bandura (How people do bad thing: 1991). Menurutnya, orang bisa melakukan hal-hal yang merugikan dirinya dan orang lain karena sistem self-regulatory di dalam dirinya sedang off sehingga gagal membedakan. Yang membuatnya off adalah usaha kita untuk merasionalisasi tindakan supaya mendapatkan pembenar yang rasional, bukan mengoreksi / memperbaiki. Misalnya kita berkesimpulan, fighting yang kita lakukan itu cukup beralasan dengan sekian pembenar yang sudah kita siapkan.

Ada lagi yang oleh nasehatnya Tao disebut sebagai penggelap batin, yaitu insecurity (rasa tidak aman) dan egocentricity of selfisness (egoisme). Munculnya rasa tidak aman dalam jiwa disebabkan karena kita tidak memiliki pondasi nilai-nilai yang membuat jiwa kita aman. Jika rasa itu terus menggunung, maka yang muncul adalah usaha-usaha untuk mementingkan diri sendiri atau penonjolan diri secara berlebihan. Akibatnya, kita gampang menyerang orang karena merasa ada yang mengancam kepentingan diri atau mudah melawan untuk memberi makan rasa tidak aman yang lapar.

Bentuknya antara lain: kita memaksakan proses atau keadaan agar harus sesuai dengan keinginan egois kita, memaksa diri untuk harus terkesan sebagai orang yang cerdas dengan mematahkan argumen orang lain karena kita takut dibilang bodoh, kerakusan, mengatur / menguasai orang lain secara tidak sehat, melawan hanya untuk melawan dan lain-lain


Hanya Surga yang Ideal
Dengan memunculkan beberapa pertanyaan diri, tak berarti kita harus menjadi orang yang perfeksionis secara tidak rasional. Misalnya kita menolak / mengingkari secara batin berbagai bentuk konflik, dan pertengkaran. Ini tentu tidak rasional. Kenapa? Yang namanya di dunia itu pasti ada hal-hal yang tidak kita harapkan. Hanya di surga yang memastikan kenikmatan sempurna.

Berbagai pertanyaan diri yang spiritual itu antara lain berguna agar kita cepat kembali pada track yang semestinya. Bayangkan jika kita lengah dalam waktu yang cukup lama? Bukan tak mungkin hidup kita menjadi tak efektif dan tak efisien. Dalam agama, pertanyaan diri itu termasuk apa yang disebut penasehat di dalam diri. Orang yang oleh Tuhan dikehendaki baik akan memiliki penasehat di dalam diri yang mampu mencegah dan menyuruh (kebaikan, kemaslahatan, dan kebenaran).

Selain berguna mengembalikan pada track, pertanyaan diri itu juga berguna untuk memfasilitas proses pembelajaran terhadap apa yang terjadi, sehingga membuat kita menjadi bijak atau memperoleh banyak pencerahan. Bijaknya kita itu bukan karena berhasil menolak apa yang terjadi atau menyikapinya secara asal-asalan, melainkan karena kita mencerna pelajarannya. Untuk bisa mencerna, pertanyaan diri menjadi modal penting. Pengalaman dan pengetahuan belum tentu membuat kita makin bijak jika tanpa dicerna.

Kegunaan lainnya adalah untuk memunculkan cahaya positif yang akan bekerja menginspirasi orang lain mengubah dirinya setelah melihat perubahan dalam diri kita. Dalam prakteknya, diri kita memunculkan cahaya yang bisa negatif atau positif, baik secara temporer atau konsisten, tergantung bagaimana mengolah batin. Orang yang belajar beladiri untuk arogansi akan memunculkan cahaya yang menginspirasi dunia di sekitarnya untuk berkelahi. Semakin keras nafsu kita untuk penonjolan diri (power show), akan semakin banyak orang serupa yang kita temui.

Logika spiritual ini dapat kita gunakan untuk memahamkan diri bahwa dengan semakin banyak pertengkaran yang kita ladeni atau yang kita menangkan, tak berarti akan membuat posisi kita makin aman dan tenteram. Atau tidak berarti akan semakin sedikit jumlah pertengkaran yang kita hadapi. Justru akan semakin sering dan akan semakin banyak orang yang menawarkan pertengkaran.

Bila kita termasuk orang yang dituakan / dianggap / diangkat sebagai pemimpin, logika spiritual ini menjadi sangat penting. Kenapa? Kata Marshall dan Zohar, kita sulit mengubah orang lain yang rakus supaya tidak rakus kalau kita sendiri rakus. Atau intinya, kita tidak bisa menginspirasi orang lain untuk mengubah dirinya ke arah yang lebih baik, jika level spiritual kita masih berada di kelas yang sama, karena cahayanya sama.

Logika ini bisa kita terapkan dari mulai memimpin divisi, keluarga, organisasi, sampai ke negera. Bedanya, semakin luas wilayahnya, semakin butuh penggalian yang lebih dalam supaya cahayanya makin terang. Meski begitu, prinsip dasarnya tetaplah tak berubah. Sulit membayangkan rakyat peduli pada negara kalau para pemimpinnya hanya sedikit yang peduli sama bangsanya, karena cahayanya sama.

Meski ilmu manajemen sudah banyak menawarkan tool untuk mengubah orang lain, dari mulai pakasaan, pengkondisian, atau pemberian insentif, tetapi mengubah orang lain yang nyaris tak ada perjuangannya dan persoalannya adalah mengubah dengan memberi cahaya. Cuma, cahaya itu biasanya tak mau diberi indikator mate-matis dan tak mau mendikte langsung.

"tetapi mengubah orang lain yang nyaris tak ada perjuangannya dan persoalannya adalah mengubah dengan memberi cahaya."


Proses Pembelajaran
Kembali pada pokok bahasan mengenai bagaimana supaya kita terhindar dari office politics yang merugikan atau kalau bisa malah dapat memfasilitas dinamika di kantor sebagai proses menuju kematangan spiritual, maka tentu ini butuh proses pembelajaran. Tak mungkin semuanya bisa diraih langsung atau membiarkan. Beberapa proses pembelajaran yang dibutuhkan itu antara lain:

Pertama, memunculkan kesadaran bahwa kita punya pilihan. Situasi atau orang yang menawarkan pertikaian tak ada yang mengharuskan dibalas secara pertikaian. Reaksi itu pilihan kita. Sayangnya, terkadang kita tidak menyadari bahwa kita memiliki pilihan untuk YA dan TIDAK. Kita terhanyut dalam keharusan bereaksi. Karena itu, orang yang sedang berpuasa diharuskan memilih kata TIDAK pada tawaran pertikaian sebab salah satu inti puasa adalah belajar mengontrol pilihan.

Kedua, memaksa diri untuk belajar menentukan keputusan yang jelas pada hal-hal yang membutuhkannya. Terkadang kita tak mampu mengambil keputusan yang jelas karena merasa tidak kuasa, "The I Can Not" (misalnya, saya tak tahan, memang sudah begini watak saya, dst) atau karena pilihan dan alasan kita tidak tegas, "The Yes-but" (saya tahu pertengkaran ini merugikan, tapi...., dan berbagai "tapi" yang lain).

Mestinya, untuk pembelajaran, kita perlu memaksa diri harus tegas dengan mengurangi sejumlah persyaratan dan menambah alasan. Misalnya, kita tidak mau meladeni pertengkaran, karena kita punya pilihan yang sadar untuk itu, meski kita punya kesempatan untuk membalasnya, dengan alasan yang material (fisik atau keuntungan pribadi) dan spiritual (keimanan, dst).

Ketiga, memaksa diri membedakan mana yang perlu didiamkan dan mana yang tidak bisa. Untuk godaan orang lain yang sifatnya "menguji", entah menguji keimanan, keteguhan atau apa saja, yang lebih baik adalah mendiamkan. Misalnya kita sadang giat-giatnya merealisasikan visi atau tujuan, tapi bisik-bisik orang sekitar tidak mengenakkan. Kalau kita memikirkan yang demikian, maka energi dan fokus kita menjadi tidak kuat atau bocor.

Tapi, untuk hal-hal yang sudah sampai pada kezaliman perilaku, maka kelantangan kita terkadang dibutuhkan. Orang yang mendiamkan KDRT tak berarti baik, meski tetap harus berpikir memperjuangka keutuhan. Kelantangan pun perlu dibedakan antara mana yang menginspirasi orang lain memperbaiki perlakuannya pada kita dan mana yang tidak. Umumnya, kelantangan yang efektif adalah kelantangan yang jarang, jelas, dan pendek, tidak merembet kemana-mana.


Bagaimana Kalau Tidak Mempan?
Banyak yang bertanya-tanya, saya sudah berusaha baik, tapi si dia-nya itu yang tetap kurang ajar. Apa yang harus saya lakukan? Dalam kondisi begini, kita harus lari berpegang pada prinsip lain: sejauh kita memperbaiki diri, walaupun dia tidak berubah, maka dunia ini akan mendatangkan penggantinya. Sejauh kita meningkatkan kualitas spiritual, maka cahaya kita akan nyambung dengan cahaya orang lain, entah dimana, yang juga sedangkan meningkatkan spiritualnya. Inilah cara yang "sopan" dari Tuhan. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Labels

Aceh (7) Acer (1) administrasi pembelajaran (6) adsense (4) agen nafisa (1) ahlak (1) ahlak anak (1) AIDS (8) Air Gear (2) aktifitas anak (1) aktivitas anak (1) aktor terbaik di hollywood sepanjang masa (2) Alexa Rank (3) anak (7) anak anak (12) anak anak belajar (1) anak bayi menangis (1) anak belajar (1) anak belajar matematika (1) anak belajar mewarnai (1) anak berbakat (1) anak berbohong (2) anak berjalan (1) anak berkomunikasi (1) anak bermain (1) anak berprilaku negatif (1) anak bersikap baik (1) anak cerdas (2) anak demam (1) anak egois (1) anak fobia (1) anak fobia sekolah (1) anak fobia sosial (1) anak makan (1) anak marah (1) anak menangis (1) anak mencontek (1) anak mengadu (1) anak mengalami fobia (1) anak nakal (2) anak pemalu (1) anak penakut (1) anak sehat (2) anak sholeh (2) anak soleh (2) anak suka berbohong (1) anak suka mengadu (1) anak takut (1) anak tk (1) anak uatis (1) anggar (1) Anime (1) Antivirus (7) Aplikasi Android (13) Aplikasi Ponsel (1) aqidah (1) ARTIKEL ATLETIK (14) artis ganteng (1) artis indonesia (1) artis indonesia yang cerai beda agama (1) artis korea yang berperan jadi laki-laki (1) Arung jeram (1) Astra (1) aturan untuk anak (1) Award (5) ayah (1) Ayat (3) bagaimana cara mengganti (1) Bahan Skripsi (1) Bali (26) balita (8) Bandung (2) Bank BCA (3) Bank BNI (1) Bank BRI (1) Bank Bukopin (1) Bank CIMB (2) Bank Danamon (1) Bank Mandiri (2) Bank Mega (1) Bank Muamalat (1) Bank Panin (1) Banten (2) batita (1) bayi (6) bela diri (4) belajar besosialisasi (1) Belajar Dakwah (33) belajar etika (1) Belajar Matematika (49) belajar melalui permainan (1) belajar sambil bermain (1) belajar sholat (1) belajar sopan santun (2) belajar tata krama (1) Berita (29) Berita Sehat (1) Berita Unik (4) bermain (1) bermain anak usia dini (1) bicara (1) biliard (1) bina raga (1) Biodata (2) Bisnis Online (22) Bleach (2) BLEACH 443 (1) BLEACH 444 (2) BLEACH 445 (1) blog (40) bola basket (10) bola tangan (2) bola voly (2) Book / Buku (20) bros (2) buah-buahan (1) buku cerita binatang (1) bulu tangkis (3) BUMN (1) bunga (2) Bussan Auto Finance (1) cabang OR (1) cara anak sehat (1) cara melatih anak (1) cara melatih balita bicara (1) cara membuat aturan untuk anak (1) cara memiliki anak sehat (1) cara menabung (1) cara mencegah balita marah (1) cara mencegah balita mengamuk (1) cara mencerdasakan anak (1) cara mendidik anak (27) cara mendidik anak cerdas (1) cara mendidik anak disiplin (1) cara mendidik anak EQ (1) cara mendidik anak hiperaktif (1) cara mendidik anak pemalu (1) cara mendidik anak pintar (1) cara mendidik anak sikat gigi (1) cara mendidik anak supaya sehat (1) cara mendidik anak tk (2) cara mendidik balita (7) cara mendidik batita (2) cara mendidik bayi (1) cara mengajari anak disiplin (1) cara mengatasi anak marah (1) cara mengatasia nak berbohong (1) cara mengatur anak (1) cara meningkatkan pendapatan google adsense (1) cara merawat bayi (1) CARI UANG (5) catur (3) cerita anak (1) cerita islam (1) Cherry Belle (10) ciri-ciri anak egois (1) Code Breaker (4) Code Breaker 121 (1) Code Breaker 122 (1) Contoh Surat (1) CPNS (1) crochet (5) Daftar isi (1) daftar nama girlban korea pemilik kaki terindah (1) demam anak (1) demam pada anak (1) design (4) Detektif Conan (4) disiplin anak (1) Donasi (1) Dongeng (1) dongeng anak (1) dongeng untuk anak (1) Download (126) Download eBooks (1) Download Mp3 (8) drama korea (5) dunia anak (11) dunia anak anak (1) dunia anak belajar (1) dunia balita (4) dunia belajar anak (1) Dunia Blogging (49) Dunia Remaja (18) Edit Blog (43) Education / Pendidikan (71) egois (1) Ekonomi Bisnis (3) F1 (1) Fairy Tail (6) faktor apenyebab nak berbohong (1) faktor pertumbuhan anak (1) Finance (3) flanel (14) fobia (1) fobia pada anak (1) fobia sekolah (1) fobia sosial (1) Follower (1) Foto (2) fungsi keluarga (1) Futsal (2) Gadget (1) galeri (3) GAME PC (18) games (12) Garuda (1) Gaya Hidup (8) gaya hidup sehat (1) gigi anak (1) gigi anak anak (1) gigi pada anak (1) girlband korea terbaik 2013 (2) gizi anak (1) gizi anak pra sekolah (1) gizi anak sekolah (1) gizi pada anak (1) gizi untuk anak (1) golden age (1) Guest Book (1) gulat (1) hamba muslim (1) Handicraft (21) haramain software (3) Harvest Moon (10) Hiburan (82) HM Sampoerna (1) Hoby (5) hockey (2) hollywood (12) I.Y (3) Ibroh (14) Ilmu Komputer (7) Indofood (1) Infinite Stratos (4) Info (33) Info Blogging (77) Info Menarik (7) Informasi (26) Inspirasi (4) intermezzo (103) islami (9) jadwal anak (2) Jakarta (20) JASA (2) Jawa Barat (1) Jawa Tengah (1) Jawa Timur (3) Jilbab Nafisa (1) jual bibit tanaman berkualitas (1) Kalimantan (54) Kamen rider (24) Kami Peduli Kawan ( KPK ) (1) karakter anak (3) karate (1) Kata Bijak (8) kebersihan tubuh (1) kebiasaan buruk anak (1) kebiasaan buruk balita (1) kebiasaan mencontek (1) kebugaran jasmani (7) kecerdasan anak (2) kecerdasan anak usia dini (2) kegiatan anak (2) kegiatan anak usia dini (1) kegiatan fisik anak (1) Kekkashi (1) kelebihan minum susu (1) keluarga (2) kemarahan balita (1) Kenang-kenangan (2) kerudung (1) Kesehatan (52) kesehatan anak (1) kesehatan gigi anak (1) Kesehatan Kita (3) ketakutan pada anak (1) keterampilan tangan (1) Kim Hyun Joong (2) Kisah (8) Kode Rahasia HP Nokia (2) Kode Rahasia HP Samsung (1) komunikasi (1) konseling anak (1) korea (28) Kota Lainnya (45) Kuliner (48) Kumpulan Cerpen (4) Kumpulan Puisi (7) Kumpulan Skripsi (4) lain - lain (3) Laman Sehat (3) latihan (19) Lebaran (1) Link Exchange (1) Lirik Lagu (1) Loker Jabar (247) Loker Jateng (123) Loker Jatim (111) Loker Luar Negeri (9) Lomba (1) Lowongan Kerja (719) mainan (1) mainan anak (2) mainan anak anak (2) mainan anak balita (1) mainan anak bayi (1) mainan anak edukatif (1) mainan bayi (1) mainan edukatif (1) mainan untuk anak (1) Makalah Dasar-Dasar Pendidikan (1) Makalah Ilmu Hukum (1) Makalah Kebidanan (2) Makalah Kedokteran (1) Makalah Pendidikan Agama Islam (1) Makalah Teknologi Informasi (1) Makalah Umum (2) makan bayi (1) makan bergizi (1) makan sayur (1) makanan (1) makanan anak (1) makanan balita (3) makanan bayi (1) makanan bergizi (2) makanan bergizi untuk bayi (1) makanan sehat (2) makanan sehat untuk bayi (1) makanan untuk bayi (1) Malang (1) manfaat anak bermain (1) manfaat cerita untuk anak (1) manfaat dongeng (1) manfaat jadwal anak (1) manfaat mainan (1) manfaat sarapan (1) manfaat susu (1) massge (1) Matematika SD (11) Matematika SMP (12) Medan (1) melatih anak bicara (1) melatih balita bicara (1) melatih kerjasama (1) melatih kesabaran (1) melatih motorik anak (1) melatih motorik kasar (1) melatih potensi anak (1) membangun komunikasi (1) mencegah anak egois (1) mencegah balita marah (1) mencegah balita mengamuk (1) mencontek (1) mendidik anak (41) mendidik anak autis (1) mendidik anak balita (1) mendidik anak bandel (1) mendidik anak bekerjasama (1) mendidik anak beladiri (1) mendidik anak cerdas (3) mendidik anak dalam islam (1) mendidik anak dengan sabar (1) mendidik anak disiplin (1) mendidik anak EQ (1) mendidik anak hiperaktif (1) mendidik anak karate (1) mendidik anak kreatif (1) mendidik anak mandi sendiri (1) mendidik anak melalui cerita (1) mendidik anak melalui maianan (1) mendidik anak melalui permainan (1) mendidik anak mengenal internet (1) mendidik anak nakal (1) mendidik anak pemalu (1) mendidik anak pintar (2) mendidik anak secara islami (1) mendidik anak seni bela diri (1) mendidik anak sikat gigi (1) mendidik anak supaya sehat (1) mendidik anak tata krama (1) mendidik anak tidak ngompol (1) mendidik anak TK (4) mendidik anak usia dini (2) mendidik balita (13) mendidik balita cerdas (1) mendidik balita pintar (1) mendidik batita (1) mendidik bayi (1) mendidik bayi dalam kandungan (1) mendidik bayi pintar (1) mendongeng untuk anak (1) mengajar anak (1) mengajar anak bersikap baik (1) mengajar anak usia dini (1) mengajari anak (3) mengajari anak bekerja sama (1) mengajari anak bicara (1) mengajari anak disiplin (1) mengajari anak EQ (1) mengajari anak hidup sehat (1) mengajari anak kreatif (1) mengajari anak makan sayur (1) mengajari anak menabung (1) mengajari anak menghadapi situasi darurat (1) mengajari anak sikat gigi (1) mengajari anak tata krama (1) mengajari anak tidak ngompol (1) mengajari balita (1) mengajari balita amkan sayur (1) mengajari balita bicara (1) mengajari pertahanan diri (1) mengajari tata krama (1) mengatasi anak berbohong (1) mengatasi anak demam (1) mengatasi anak egois (1) mengatasi anak marah (1) mengatasi anak menangis (1) mengatasi anak mencontek (1) mengatasi anak mengadu (1) mengatasi fobia (1) mengatasi fobia anak (1) mengatasi fobia pada anak (1) mengatasi fobia sosial anak (1) mengatasi kebiasaan buruk (1) mengatasi kemarahan anak (1) mengatasi rasa takut (1) mengembangkan kecerdasan anak (1) mengembangkan potensi anak (1) mengenal sifat anak (1) menghadapi situasi darurat (1) menghilangkan stres anak (1) menghilangkan stres balita (1) mengobati anak demam (1) mengurus bayi (1) meningkatkan kecerdasan anak (3) meningkatkan perkembangan otak (1) menjaga kebersihan (1) menjaga kesehatan anak (1) menu balita (1) menu makanan (1) menu makanan untuk anak (1) menyiapkan sarapan (1) merawat anak bayi (1) merawat bayi (2) merawat bayi baru lahir (1) merk nafisa (1) minang (12) minum susu (1) Motivasi (1) motorik kasar (1) motorik kasar anak (1) Movies (78) Movies Action (19) Multi Remote (2) Music (10) Muslimah (4) Nafisa (1) nafisa dalaman gamis (1) narkoba (3) Naruto (2) naruto 535 naruto 536 (1) News (49) News / Berita (42) olahraga untuk anak (1) olahraga untuk balita (1) oliempiade (1) One Piece (5) ONE PIECE 620 (2) ONE PIECE 622 (1) op 620 (1) OrangTua (1) organisasi dan sistem perandingan (4) Otomotif (2) out door education (7) P3K (7) pacuan kuda (1) panah (1) panjat tebing (1) Papua (5) Parenting (18) paud (1) paud pendidikan anak usia dini (1) Pelajaran (12) pembelajaran anak usia dini (1) pencak silat (4) pendamping ASI (1) pendengar (1) pendengar yang baik (1) pendidikan (1) pendidikan agama (2) pendidikan agama untuk anak (1) pendidikan anak (11) pendidikan anak dalam islam (1) pendidikan anak dalam keluarga (1) pendidikan anak usia dini (3) pendidikan anak usia dini paud (1) pendidikan balita (3) pendidikan keluarga (1) Pendidikan PAI (1) pendidikan seks bebas (1) pendidikan untuk anak (2) pendidkan akhlak (1) pengaruh negatif (1) pengaruh negatif pada anak (1) pengembangan anak usia dini (1) Pengetahuan (157) penyakit menular seksual (3) penyebab anak egois (1) penyebab anak menangis (1) penyebab anak pemalu (1) penyebab anak suka berbohong (1) penyebab fobia (1) penyebab fobia pada anak (1) peran ibu (1) peranan ibu (1) peranan keluarga (1) perankat pmbelajaran (1) perawatan bayi (1) Perawatan Mobil (3) perawatan mulut (1) Perawatan PC / Laptop (27) perbincangan (1) percaya diri anak (1) percetakan (1) perhatian negatif (1) perilaku anak (3) perkembangan anak (5) perkembangan anak usia dini (2) perkembangan bahasa anak (2) perkembangan bahasa anak usia dini (2) perkembangan balita (1) perkembangan bayi (2) perkembangan jiwa anak (1) perkembangan kecerdasan anak (1) perkembangan ketrampilan bayi (1) perkembangan otak (1) perkembangan otak anak (1) perkembangan psikologi (1) perkembangan psikologi anak. (1) Pertamina (1) pertumbuhan anak (2) pertumbuhan otak (1) pertumbuhan otak anak (1) pola asuh (1) pola hidup sehat (8) pola pikir anak (1) popok bayi (1) potensi anak (1) profil (20) Properti (4) psikologi anak (2) PTK (2) puisi (4) renang (14) reseller nafisa (1) Resensi Novel (2) Resep Aneka Roti (19) Resep Jajanan (19) Resep Masakan (23) Resep Minuman (3) rounders (1) RPP UMUM (1) Ruler of The Land (1) sabar (1) Samurai X (2) sarapan (1) sarapan untuk anak (1) sayuran (1) SCTV (1) Sejarah (1) selebriti (61) senam aerobik (2) senam lantai (4) seni bela diri (1) SEO (30) Sepak Bola (16) sepak takraw (2) sepeda santai (1) Sharing Tutorial (21) sifat anak (1) sifat balita (1) sifat-sifat anak (1) SMA/SMK (2) softball (6) Software (47) SOFWARE FREE (2) sopan santun (1) sopan santun anak (1) sosialisasi anak (1) South Korean (12) Spesifikasi dan Harga (2) Sport (26) Sriwijaya Air (1) Staff Accounting (1) Status Dan For Blogg (9) Story (30) stres anak (1) stres balita (1) Sulawesi (45) Sumatera (82) Surabaya (1) susu (1) susu anak (1) susu bayi (1) taekwondo (1) tanda fobia sekolah (1) tauhid (1) Technology (37) teknik berbicara dengan anak. (1) teknik berkomunikasi (1) teknik konseling (1) Teknologi (8) Template (7) tenis meja (2) tinju (1) tip blog (2) Tip dan Trik downlolad Makalah (1) Tips (209) tips agar anak tidak ngompol (1) tips anak (1) tips anak sehat (1) tips and trick download (9) tips Android (7) tips bepergian (1) Tips Blog (36) Tips dan Trik (11) tips jalan-jalan (1) tips kesehatan (60) tips melatih balita bicara (1) tips memiliki anak sehat (1) tips menabung (1) tips mendidik anak (5) tips mendidik balita (1) tips mendidik bayi (1) tips mengajari anak makan sayur. (1) tips mengatasi anak marah (1) tips mengatasi rasa takut (1) tips menyiapkan sarapan (1) tips merawat bayi (1) tips merawat bayi baru lahir (1) Tips ngeblog (6) tips perjalanan dengan bayi (1) tips praktis sarapan (1) Tips Trik internet (8) Tips Trik Komputer (10) Tips Trik Ponsel (10) tool (1) Trik Komputer (1) tujuan pendidikan anak (1) Tulisan Ekspresi (6) tumbuh gigi anak (1) tumbuh kembang (2) tumbuh kembang anak (4) tumbuh kembang balita (1) tumbuh kembang bayi (1) TUTORIAL (19) Tutorial Blog (16) Tutorial Blogg (74) Tutorial Programming (1) Unilever (2) usia dini (1) vara mengajari anak sikat gigi (1) Video (1) Vidio (1) Wawancara Bersama.. (2) Widget Blog (7) Wirausaha (35) XL (1) Yamaha (1) Zodiak Ku (2)